Pages

Kamis, 02 Oktober 2014

Field Trip

Haaiii ! maaf saya baru ngupdate blog ini, karena pada 3 hari di minggu kemarin, saya dan teman-teman saya sedang ada UTS Mata Kuliah Umum (MKU). jadi baru bisa update, marilah kita lanjutkan pada hari kamis

Kamis tanggal 2 Oktober 2014. kami fakultas psikologi angkatan 2014 mengadakan acara field trip di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan.
 
Kami harus datang pagi karena rencana nya akan berangkat pagi sekali tapi rencana hanya sebuah rencana karena kami baru berangkat dari Universitas Tarumanagara sekitar pukul 08.30, tapi tak apalah saya dan teman-teman saya tetap bersemangat untuk pergi ke sana.

Diperjalanan tepatnya di bus 2, yang saya tempati sangat ramai dan bersemangat sekali. Lalu supir juga memutar lagu di sepanjang perjalanan, walaupun itu lagu lawas sih, hahaha.

Setelah sampai disana kami langsung masuk dan diberikan instruksi untuk mengadakan wawancara kepada penduduk asli Betawi yang ada di dalam lingkungan setu babakan. Kami mewawancarai banyak orang seperti, tukang arum manis, penjaga setu babakan, tukang dodol, dan banyak deh. termasuk pada akhir nya kami mewawancarai ketua dari marinir yang kebetulan sedang latihan disana. kami sangat menikmati suasana disana, suasana yang masih asli seperti pada zaman nya, orang-orangnya pun ramah dan bersahabat, mereka tidak marah walaupun kami melemparkan banyak pertanyaan kepada mereka.

Kesimpulan dari field trip adalah, budaya yang asli masih tetap ada disekitar kita walaupun mereka sudah tertinggal oleh zaman tapi mereka selalu menunjukkan keberadaannya dan juga tidak kalah baiknya, dari segi makanan, seni tari, alat musik, rumah adat, dan sebagainya. Kita harus melestarikan budaya tersebut agar kelak generasi penerus kita tidak lupa akan budaya nya sendiri. Kalau bukan kita siapa lagi ?

 
 
Ini beberapa foto kami "LEGATO" saat di Kampung Betawi :
 


 

Jumat, 26 September 2014

Pertanyaan dan Jawaban Presentasi



Pengetahuan dan Intelegensi Manusia
Pengertian Dalam Manusia









Dan dalam presentasi tadi siang kami mendapat berbagai pertanyaan dari kelompok kelompok lain berikut jawaban nya :
1. Apa contohnya pada intelegensi melalui aktivitas dinamisme intelektual?(ATMOSPHERE)
2. Tolong berikan contoh pengetahuan reflektif dan intuitif ! (ONZE PHILOSOPHIE)
3. Apa kegunaan filsafat manusia bagi anak keterbatasan mental?                                      (FUTURE PSYCHOLOGIST)
4. Apa yang dimaksud pengetahuan sebagai subjek?(BBB)
5. Menurut kalian apa kegunaan inteligensi untuk manusia? (NOVIA HALIM 073)
6. Contoh intelegensi (FTA)
7. Contoh ketegasan ( QUE SERA-SERA )
8. Menurut Eccless menyatakan bahwa imajinasi kreatif terjadi tanpa tergantung pada otak. Bagaimana bisa hal itu terjadi sedangkan seluruh aktifitas itu otak yang mengatur? (WINDMILLS)

 Jawab : 
1. Menurut kami contoh nya adalah menjadi ketua suatu organisasi, dia harus mempunya kehendak yang kuat memajukan oraganisasinya, keyakinan terhadap anggotanya, keberanian memutuskan pilihan, dan kesabaran merintis visi misinya.

2. Intuitif :Jika ada orang yang tidak dikenal, memegang pisau, secara intuitif kita akan merasa terancam dan berusaha menghindar dari orang tersebut. 
Reflektif : Jika kita menyisakan makanan, besoknya makanan tersebut akan basi. Kita belajar dan telah mengetahui kalau makanan tersebut akan basi. Jadi, di kesempatan berikutnya, kita tidak lagi meninggalkan makanan.

3. Menurut kami ada, karena objek filsafat manusia itu sendiri adalah manusia itu sendiri. Namun disini kami belum menemukan contoh gunanya secara langsung.

4. Mohon maaf, ada kesalah dalam slide kami, seharusnya bukan pengetahauan sebagai subjek, seharusnya pengetahuan bagi subjek, yang aritinya secara hakiki berupa bereksistensinya subjek dalam memperkaya kegiatan yang eksistensi subjek.

5. Untuk membantu manusia menjawab segala pertanyaan yang ada,menambah wawasan manusia tersebut. Menjadi manusia yang tidak hanya menereima apa yang ada secara mentah-mentah, mungkin bahasa awam nya " agar tidak dibodoh-bodohi"


6.Jika seseorang mengamati tanaman bunganm ini adalah presepsi. Tetapi kalau ia mengamati bunga-bungan yang sejenis atau mulai menghitung, menganalisa, membandingkan dari bebagai macam bungan, maka perbuatan sudah merupakan perbuatan berintelegensi.
sumber :http://fatkhulmoein.wordpress.com/2008/12/07/intelegensi-dan-emosi/

7. Sebagai contoh saat kita mau memilih satu diantara 2 jalan , LEBAR atau SEMPIT. Keputusanku harus
JELAS: maksudnya kita tahu milih jalan LEBAR atau SEMPIT. Orang lain pun bisa tahu saya itu mengambil jalan LEBAR atau SEMPIT.
TIDAK RAGU-RAGU : dengan mantap dan kalau perlu cepat segera melangkah untuk masuk ke jalan LEBAR ( misalnya kalau saya pilih jalan LEBAR). jangan tunda-tunda, melangkah gak ya… ntar dulu deh..eh langkah aja deh. Itu ragu-ragu namanya.
TENTU : setiap keputusan yang ku pilih, akan menghadapkanku  kepada suatu konsekuensi-konseskuensi dari masing-masing pilihan itu.

maksudnya begini, aku pilih jalan LEBAR, konsekuensi yang kuhadapi ya aku tidak akan melihat pemandangan di sekitar jalan SEMPIT, begitu juga sebaliknya. Dan mungkin konsekuensi2 lainnya. Tidak bisa saya menikmati pemandangan LEBAR, dapat juga pemandangan SEMPIT.

8. Imajinasi kreatif adalah aktivotas otak. Menurut John Eccles (1972, dalam Khatena, 1992), bila otak hendak melakukan kegiatan imajinasi kreatif, selain otak harus memiliki jumlah neuron yang cukup, neuron itu juga memiliki hubungan synaptic yang sehat, sehingga memiliki sensitivitas dalam meningkatkan kekayaan pola ingatan yang disebut engran. Bila imajinasi kreatif muncul, maka otak memiliki kapasitas unik untuk melanjutkan kegiatan, mengkombinasikan dan tukar menukar pola dengan cara-cara baru. Menurut Eccles, imajinasi kreatif adalah aktivitas manusia yang paling tinggi di antara semua kegiatan manusiawi.

Pertemuan Ke VIII

MANUSIA DAN AFEKTIFITASNYA
Kekayaan dan kompleksitas afektivitas manusia
•       Yang membedakan manusia dengan tumbuhan adalah afektivitasnya.
•       Afektivitaslah yg membuat manusia ‘berada’ di dunia, berpartisipasi dengan orang lain. Afektifitaslah yg mendorong orang untuk mencintai, mengabdi dan menjadi kreatif.
•       Cara hadir kita di dunia diperdalam oleh afektivitas.
•       Afektivitas termasuk kegiatan yg kompleks.
•       Seluruh kehidupan afektif berputar pada dua kutub yg bertentangan satu sama lain: mengarah pada obyek karena menyukainya, atau berpaling darinya karena menganggapnya buruk.
Cinta = buah afektivitas positif,
Benci= buah afektivitas negatif. Sebenarnya cintalah yg paling dasariah.
•       Sikap mana yang diambil afektivitas berhadapan dengan obyek?àTerhadap obyek yang dianggap berguna subyek mencintainya. Ini disebut cinta utilitaris/bermanfaat.
•       Dibedakan ‘perasaan’ dan ‘emosi’.àKehidupan afektif memperlihatkan macam-macm cara yang berbeda-beda menurut bagaimana subyek menguasai obyek.
Keadaan afektif yang berbeda-beda ini disebut ‘hasrat-hasrat jiwa’ (Thomas Aquinas).
•       Meninjau ciri khas kebenaran afektivitas yg disebut ‘suasana hati.’ Orang bersuasana hati baik: bila semua kemampuan bekerja dg baik.
APA YANG BUKAN AFEKTIVITAS
•       Cinta membuktikan diri dalam perbuatan-perbuatan. Cinta mendahului perbuatan-perbuatan.
•       Kerap afektivitas itu disamakan dengan kesanggupan merasa:
 Padahal kehidupan afektif bukan hanya menyangkut merasa saja, tapi juga menyangkut hal yang spiritual.
APA YANG MERUPAKAN PERBUATAN AFEKTIF
•       Hidup afektif atau afektivitas
seluruh perbuatan afektif yg dilakukan subyek sehingga subyek ditarik oleh obyek atau sebaliknya.
•       Perbuatan afektif sedikit mirip dengan  ‘perbuatan mengenal’ karena dianggap perbuatan vital/imanen. Tapi perbuatan afektif beda dengan ‘perbuatan mengenal’ karena perbuatan afektif itu lebih pasif, sedangkan pada ‘perbuatan mengenal’ subyek membuka diri pd obyek.
KONDISI AFEKTIVITAS MANUSIA
•       Agar ada afektivitas, perlu suatu ikatan kesamaan antara subyek dan obyek perbuatan afektifnya.
•       Apakah kesenangan harus dicurigai?
Saya hidup dibawah ‘cara afektif’ kesenangan, bila saya sungguh bersatu dalam perasaan dan pikiran dengan apa yg baik bagi saya.
Kesenangan adalah perasaan yang dialami subyek bila dia dihinggapi oleh keadaan berada lebih baik..
CATATAN TENTANG CINTA AKAN DIRI, SESAMA, DAN TUHAN
•       Orang sering menganggap cinta diri sendiri adalah egoisme, maka tidak baik. Padahal cinta akan diri sendiri dapat ditemukan pada orang yang sanggup mencintai orang lain dengan sungguh-sungguh.
•       Egoisme menolak setiap perhatian otentik pada orang lain. Orang egois hanya mengambil untung dari apa saja.
•       Jika kita mencintai Tuhan dengan seluruh jiwa/hati, tidakkah itu sama dengan mengasingkan diri dari diri sendiri?
 Tidak. Tuhan tidak melawan kita. Ia transenden dan imanen.
St. Agustinus: Tuhan adalah pokok pangkal kepribadian kita masing-masing.
Ia adalah dasar dalam mana semua manusia saling berkomunikasi. Maki saya mendekati orang lain, makin saya mendekati Tuhan.
KEBEBABASAN
JIWA DAN KEBEBASAN
¡  Eksistensi jiwa dalam tubuh memampukan manusia untuk menghadirkan diri secara total di dunia dan memungkinkan manusia menentukan perbuatannya
¡  Dalam fungsi menentukan perbuatan, jiwa berhubungan dengan kehendak bebas
¡  Karena jiwalah manusia menjadi mahluk bebas
¡  Kebebasan itu mendasar bagi manusia dan merupakan penting humanisme
“sejarah manusia merupakan sejarah perjuangan kebebasan” (Erich Fromm, The Fear of Freedom, 1960)
Artinya, kebebasan menjadi bagian tak terpisahkan dari eksistensi manusia
PANDANGAN DETERMINISME
}  Determinisme
aliran yang menolak kebebasan sebagai kenyataan hidup bagi manusia. Setiap peristiwa, termasuk tindakan dan keputusan manusia disebabkan oleh peristiwa-peristiwa lainnya.
}  Seluruh kegiatan manusia di dunia berjalan menurut keharusan yang bersifat deterministik
◦       Determinisme fisik-biologis
◦       Determinisme psikologis
◦       Determinisme sosial
◦       Determinisme teologis
KEBEBASAN SEBAGAI EKSITENSI MANUSIA
}  Kelemahan determinisme:
◦       Menyangkal sifat multidimensional dan paradoksal manusia
(paradoks tidak meniadakan kebebasan juga keharusan, bukan?)
◦       Menyangkal bahwa manusia selalu melakukan evaluasi dan penilaian terhadap tindakannya
◦       Menafikan adanya tanggung jawab (tak relevan menuntut tanggung jawab atas kesalahan, bukan?)
ARGUMENNNYA
}  Manusia hidup dalam “kemungkinan dapat”/berhadapan dengan pilihan berbeda bobot
}  Adanya tanggung jawab (bagaimana kehidupan berjalan teratur tanpa adanya tanggung jawab?)
}  Makna perbuatan moral ada pada kebebasan (bnd. Pandangan Immanuel Kant tentang kebebasan dan kehidupan moral)
               
KEBEBASAN
}  Pengertian umum/Kebebasan negatif/tidak ada hambatan (tidak ada paksaan, tidak ada hambatan, tidak ada halangan, tidak ada aturan). Tapi ini bukan kebebasan eksistensial
}  Pengertian khusus/kebebasan eksistensial
◦       Penyempurnaan diri (ingat filsafat proses Whitehead?)
◦       Kesanggupan memilih dan memutuskan
◦       Kemampuan mengungkapkan berbagai dimensi kemanusiaan (kebebasan/hak-hak dasar seperti ditegaskan Franz Magnis-Suseno)
JENIS JENIS KEBEBASAN
  • Kebebasan horizontal (berkaitan dengan kesenangan dan kesukaan, bersifat spontan, semata pertimbangan intelektual) dan kebebasan vertikal (pilihan moral, pertimbangan tujuan, tingkatan nilai)
  • Kebebasan eksistensial (kebebasan positif, lambang martabat manusia) dan kebebasan sosial (terkait dengan orang lain, kebebasan
  • Nilai humanistik dalam kebebasan eksistensial
    • Melibatkan pertimbangan
    • Mengedepankan nilai kebaikan
    • Menghidupkan otonomi
    • Menyertakan tanggung jawab
  • Kebebasan sosial dibatasi dalam hal fisik, psikis dan normatif
  • 4 alasan adanya pembatasan kebebasan sosial:
    • Menyertakan pengertian
    • Memberi ruang bagi kebebasan eksistensial
    • Menjamin pelaksanaan keadilan bagi masyarakat
    • Terkait dengan hakikat manusia sebagai mahkhluk sosial
SEJARAH PERKEMBANGAN KEBEBASAN
¢  Masalah yang sudah sangat lama dan memiliki sejarah panjang
¢  Filsafat Yunani tidak memberikan jawaban yang memuaskan atas masalah kebebasan karena…
—  Adanya pandangan bahwa semua hal berada di bawah “nasib”, “kehendak mutlak” yang mengatasi manusia dan para dewasa, yang secara sadar atau tidak sadar menentukan tindakan. Jadi, tak ada pertanggungjawaban manusia atas tindakannya
—  Menurut pemikiran Yunani, manusia adalah bagian alam maka harus mengikuti hukum umum yang mengaturnya
—  Manusia terpengaruh oleh sejarah yang bergerak secara siklis
SEJARAH PEERKEMBANGAN MASALAH KEBEBASAN
¢  Zaman abad pertengahan, masalah kebebasan dilihat dalam perspektif teosentrik
¢  Zaman modern, perspektif teosentrik digantikan oleh perspektif antroposentrik
¢  Era kontemporer (pascamodern?), kebebasan dipermasalahkan dari sudut pandang sosial
¢  Kebebasan dalam pemikiran Timur cenderung dilihat sebagai pembebasan dari kendala keinginan egoistik dan dari kecemasan untuk mencapai kesatuan dan pengendalian diri


Sumber: Powerpoint Afektivitas Manusia pak Raja Oloan Tumanggor
               Powerpoint Kebebasan pak Bonar

Apakah Manusia Bebas atau Tidak ?


Hari ini kami belajar tentang "Kebebasan", lalu kami diberikan pertanyaan tentang kebebasan pada manusia. mari kita bahas pertanyaan tersebut menurut pendapat saya :D

    
  "Apakah manusia itu bebas atau tidak ?"

Menurut pendapat saya:
Manusia itu adalah individu yang tidak sepenuhnya bebas karena manusia masih terikat dengan tanggung jawab dan kewajiban setiap individu, seperti mentaati peraturan yang ada dan juga agama yang mereka pilih. Artinya, semua individu diberi kebebasan dimana individu bebas memilih apa yang ingin ia lakukan, apa pilihan yang ingin dia pilih tapi harus dapat mempertanggungjawabkan dan menjalankan kewajibannya secara penuh.

Kamis, 25 September 2014

Tugas Kelompok (Badan dan Jiwa)

 
 
Haloo teman teman, kali ini kami mendapatkan tugas untuk membuat Dialog Imajinatif Badan dan Jiwa, menyangkut pelajaran yang kami pelajari hari ini, yaitu tentang Badan dan Jiwa 


Dialog ini,kami menggunakan bahasa “gahol” agar dialog dapat lebih interaktif dan menarik. hehe:D

Selamat membaca :-)
DIALOG IMAJINATIF BADAN DAN JIWA
                                     Ini adalah BADAN                 Ini adalah JIWA



Sumber gambar :
badan : http://us.123rf.com/450wm/kakigori/kakigori1311/kakigori131100008/23685438-cute-brunette-woman-posing-making-different-worried-sad-face-expressions.jpg
jiwa : http://www.robertlanza.com/images/huff_post/do-we-have-a-soul-a-scientific-answer.jpg
mantan : http://www.wikihow.com/images/d/dd/Color-Step-9.jpg

Pertemuan ke VII




Filsafat Manusia : Jiwa & Badan




Badan dan Jiwa adalah satu kesatuan yang membentuk pribadi manusia. Ada dua aliran yang melihat badan dan jiwa secara bertolak belakang.


Monoisme
Monoisme adalah aliran yang menolak pandangan bahwa badan dan jiwa merupakan dua unsur yang terpisah. 3 unsur bentuk aliran :

  • meterialisme : materi sebagai dasar segala hal
  • teori identitas : mengakui aktivitas mental manusia
  • idealisme : ada hal yang tidak dapat diterangkan semata berdasarkan materi, seperti pengalaman, nilai dan norma.

Dualisme
Dualisme merupakan badan dan jiwa adalah dua elemen yang berbeda dan terpisah. Perbedaan itu ada di dalam objek dan pengertian. Ada empat caban,yaitu :
  • interaksionisme : fokus pada hubungan timbal balik antara badan dan jiwa
  • okkosionalisme : memasukkan dimensi ilahi dalam hubumgan badan dan jiwa
  • pararelisme : sistem kejadian ragawi terdapat di alam, sistem kejadian jiwa di dalam jiwa manusia.
  • epifenomenalisme : melihat hubungan badan dan jiwa dari fungsi saraf.
Badan Manusia
- Badan adalah elemen mendasar dalam membentuk pribadi manusia.
- Pandanga tradisional badan = kumpulan berbagai entitas material yang membentuk makhluk. Mekanisme gerak badan bersifat mekanistik.
- Hakikat badan terletak pada aktivitas yang terjadi dalam badan

Jiwa Manusia
- Pandangan tradisional jiwa = makhluk halus, tidak bisa ditangkap indera.
- Jiwa harus dipahami sebagai kompleksitas kegiatan mental manusia.
- James Pratt, empat hal kemampuan dasar jiwa :
  • menghasilkan kualitas penginderaan
  • mampu menghasilkan makna yang berasal dari penginderaan khusus
  • mampu memberi tanggapan pada hasil penginderaan
  • memberi tanggapan pada proses dalam pikiran dan kebaikan

Rabu, 24 September 2014

LEGATO





LEGATO


Legato itu adalah kelompok saya. Artinya itu terikat, yang menandakan kita satu kelompok ini terikat dengan sangat baik dalam satu kelompok.

intinya>>> Legato adalah istilah musik dari bahasa Italia yang berarti diikat. Dalam istilah musik, legato sendiri memiliki beberapa pengertian yang berbeda, satu berdasarkan musik aliran Italia dan satu lagi berdasarkan musik aliran Jerman. Pada aliran Italia, legato berarti menyanyikan gabungan beberapa notyang berurutan dalam satu waktu, sementara pada sekolah Jerman legato berarti menyanyikan dengan secepat mungkin dari satu nada ke nada berikutnya tanpa terputus dalam satu waktu.







Ini anggota anggota saya:

Mamak : 
Elvina Salim 705140128 

Anak-anak : 
Jenifer ( 705140088 )
Angelia (705140108)
Erdi (705140138)
Ribka (705140148)
Ismi (705140158)
Regina (705140168)